Archive for the 'Personal Development' Category

Vasudhaiva Kutumbakam

Vasudhaiva Kutumbakam, itulah kata yang saya dengar kemarin saat menghadiri acara Sri Sri Ravi Shankar kemarin di Art Centre Denpasar. Vasudhaiva Kutumbakam diterjemahkan sebagai “Dunia Satu Keluarga” atau “One World Family”. Sebelumnya saya merasa sudah pernah membaca atau mendengar kata tersebut, tapi lupa entah dimana.

Ya, seperti yang saya tulis sebelumnya, saya akhirnya datang ke Art Center kemarin malam. Saya sampai disana sekitar jam 18.30, kendaraan sudah ramai. Sebelum masuk, saya beli minum dan kacang dulu, supaya tidak kehausan disana. Ternyata nanti dapat air mineral gratis.

Continue Reading »

Ravi Shankar ke Bali

Hari Minggu lalu saya pergi ke Art Centre. Hari itu ada pementasan siswa-siswa TK Denpasar Children Centre dan SD Cerdas Mandiri. Kebetulan TK dan SD itu milik kakak saya, dan anak saya, Gung Adit bersekolah disana, belum resmi sih, sekarang masih jadi anak bawang di play group, yang rencananya tahun ajaran depan baru resmi saya sekolahkan disana.

Pas mau masuk ke Art Centre saya melihat baliho yang besar sekali disisi kanan pintu masuk. Ternyata itu adalah baliho acara Ravi Shankar yang akan diadakan Sabtu 19 April 2008 ini. Waktu itu saya berpikir, wah acara ini kayaknya menarik juga, saya mau datang nih. Tapi kenapa pengumumannya tidak ada ditempat lain?

Ternyata saat itu baliho ada juga dipasang ditempat lain seperti di depan RRI dijalan melati. Kemarin juga saya lihat sudah ada pemberitaannya diBali Post. Dan tadi juga saya liat ada banyak baliho kecil-kecil dijalan Sudirman dan Diponegoro.

Ada yang tertarik ikut?

Forum Money Magneters

Perkenalan saya dengan buku-buku karangan bapak Adi W. Gunawan akhirnya mengantar saya ke salah satu milis paling hebat yang saya kenal, money_magnet@yahoogroups.com. Aslinya milis ini merupakan milis untuk orang-orang yang sudah mengikuti Super Camp Money Magnet yang diadakan oleh bapak Adi W. Gunawan dan bapak Ariesandi, tetapi saat ini dibuka untuk umum dan siapa saja yang tertarik bisa bergabung.

Atas prakarsa bapak Anang dan bapak Dadang, telah berdiri forum money magnet. Dengan berdiinya forum ini, diharapkan diskusi dapat berlangsung lebih baik.

Boneka Daruma

Daruma

Pertama kali saya mendengar tentang Boneka Daruma dari buku The Luck Factor karangan Dr. Richard Wiseman. Boneka Daruma berasal dari Jepang yang disana merupakan suatu jimat keberuntungan. Boneka itu dinamai sesuai dengan seorang pendeta Buddha yang menurut legenda bermeditasi begitu lama sehingga kaki dan tangannya lenyap. Boneka Daruma berbentuk bulat seperti telur dengan bagian bawah yang berat dan membulat. Bila kita mendorongnya, maka boneka itu akan berdiri tegak kembali.
Di film Tai Chi Master yang dibintangi Jet Li juga ada boneka sejenis boneka Daruma yang terbuat dari kayu. Dan disana diceritakan Jet Li memperoleh pencerahan dari boneka kayu tersebut.
Sebenarnya boneka sejenis daruma banyak dijual di pinggir2 jalan di Indonesia dalam berbagai bentuk balon yang bisa ditiup, yang biasanya dijadikan semacam sansak oleh anak-anak.
Kenapa boneka Daruma dijadikan sebagai jimat keberuntungan? Karena orang beruntung itu seperti boneka Daruma, bukannya mereka tidak pernah mengalami kesialan, tetapi sebaliknya, walaupun terjadi kesialan, orang yang beruntung akan bisa berdiri tegak kembali. Boneka Daruma, seperti ditulis di Wikipedia, juga sebagai perlambang optimisme, kegigihan, dan juga determinasi yang kuat.
Kalau di Jepang, boneka Daruma yang dijual adalah yang tanpa mata, begitu kita beli, barulah salah satu matanya dibuat. Ini sebagai pertanda suatu incomplete task, pekerjaan atau keinginan yang belum selesai. Begitu keinginan kita terwujud, barulah mata yang satu lagi dibuat.
Saya belum pernah lihat orang yang menjual boneka Daruma disini, padahal saya ingin memiliki sebuah boneka Daruma untuk ditaruh diatas meja kerja saya. Rencananya saya akan membuat sendiri boneka daruma, kebetulan beberapa waktu yang lallu dirumah ada pohon cempaka yang ditebang dan kayunya masih disimpan. Walaupun saya bukan pematung, saya rasa saya bisa membuatnya karena boneka Daruma tidaklah terlalu sulit.

Modeling

Bagi yang pernah belajar NLP tentu tahu dengan modeling. Modeling adalah suatu teknik yang dipergunakan dalam NLP untuk mendapatkan suatu kondisi tertentu, misalnya kondisi sukses atau bahagia. Kondisi ini diperoleh dengan memodel/meniru seseorang yang dijadikan model.

Modeling dilakukan dengan melakukan interview seseorang yang ingin dijadikan model. Bisa juga dengan mengamati orang tersebut, cara berpikirnya dan hal-hal yang menyebabkan model tersebut mencapai kondisi yang diinginkan.

Continue Reading »

Multi Tasking

Saya yakin tentu semuanya sudah paham apa yang dimaksud dengan multi tasking. Multi tasking artinya melakukan melakukan beberapa pekerjaan sekaligus. Istilah multi tasking banyak dipakai di pemrograman atau kalau kita belajar mikro prosesor dan operating sistem. Dulu sewaktu saya belajar mikroprosesor dan mikro kontroler, komputer sebenarnya tidak benar-benar melakukan banyak pekerjaan sekaligus, tetapi salah satu tekniknya adalah dengan digilir dengan kecepatan tinggi, jadi seolah-olah banyak pekerjaan yang dilakukan sekaligus. Kalau prosesor yang baru seperti dual core atau core 2 duo, saya belum baca detail, tapi kalau dilihat namanya sepertinye memang bisa melakukan beberapa pekerjaan sekaligus karena core-nya lebih dari satu.

Continue Reading »

Tips Mengingat

Sering kita ada didalam keadaan berusaha mengingat nama orang, tanggal atau informasi lainnya. Sesuatu yang sebenarnya sudah kita ingat, tapi entah kenapa pada saat itu, pada saat kita memerlukannya, informasi tersebut tidak muncul dari pikiran kita.

Beberapa waktu yang lalu saya membaca buku “Piece Of Mind”. Pada bagian accelerated learning, Sandy McGregor menjelaskan tips untuk mengingat apa yang sudah kita pelajari tapi pas ujian, apa yang udah kita hapal tersebut tiba-tiba saja terlupa.

Saya kemudian berpikir tips ini bisa kita pakai dalam keperluan sehari-hari, tidak hanya pada saat ujian saja, untuk mengingat apa yang terlupa.

Caranya sederhana saja. Sebelum mengingat, kita mesti membawa pikiran kita ke gelombang alpha, agar bisa mengambil ingatan yang tersmpan di alam bawah sadar kita. Ini dilakukan dengan memejamkan mata, kemudian menggerakkan bola matas keatas dan kembali ke posisi semula. Setelah itu kemudian kita berkata pada diri sendiri, menanyakan apa yang ingin kita ketahui kemudian kita bertindak seolah-olah sudah ingat jawabannya.

Setelah itu, kita kembali melakukan aktivitas yang lainnya, biasanya beberapa detik kemudian informasi itu akan mundul dengan sendirinya.
Saya sudah sering mencobanya dan memberikan hasil yang sangat baik

Bila Hidup Sebuah Permainan, Inilah Aturannya

Pertama kali saya melihat buku ini di Gramedia Merdeka Bandung sekitar 2 tahun yang lalu. Waktu itu yang terlintas dipikiran saya adalah, siapa sih orang ini kok bisa-bisanya mengklaim mengetahui aturan hidup? Setelah itu saya tidak memperhatikan buku ini lagi.

Beberapa hari yang lalu, pak Ikhwan Sopa menulis ringkasan buku ini di milis TDA. Dan merekomendasikan buku ini, yang dikatakannya bagus banget, saya jadi tertarik. Ternyata buku ini memang bagus banget.
Saya akan meringkas buku ini dan menambahkan komentar berdasarkan pengalaman saya pribadi. Komentar tidak saya tuliskan berurutan, tetapi sesuai dengan ingatan saya tentang pengalaman saya tentang prinsip-prinsip yang diajarkan buku ini.

Menurut Cherie Carter-Scott, ada 10 Aturan Untuk Jadi Manusia, dengan masing-masing aturan mempunyai tiga atau empat sub-bagian.

Sepuluh Aturan Untuk Jadi Manusia

1. Anda akan memiliki sebuah tubuh

  • Penerimaan
  • Harga Diri
  • Penghormatan
  • Kenikmatan

2. Pelajaran akan disajikan kepada Anda

  • Keterbukaan
  • Pilihan
  • Keadilan
  • Kemuliaan

3. Tidak ada kesalahan, yang ada hanya pelajaran

  • Welas Asih
  • Sikap Memaafkan
  • Etika
  • Humor

4. Sebuah Pelajaran akan diulang terus sampai Anda menguasainya

  • Kesadaran
  • Kesediaan
  • Hubungan Sebab-Akibat
  • Kesabaran

5. Belajar tidak pernah selesai

  • Berserah Diri
  • Komitmen
  • Kerendahan Hati
  • Kelenturan

6. “Disana” tidak lebih baik daripada “disini”

  • Mensyukuri
  • Ketidakterikatan
  • Kelimpahan
  • Kedamaian

7. Orang lain hanya cermin dari diri Anda

  • Toleransi
  • Kejernihan
  • Penyembuhan
  • Dukungan

8. Apa yang Anda perbuat dengan kehidupan Anda, tergantung pada Anda sendiri

  • Tanggung Jawab
  • Pelepasan
  • Keberanian
  • Kekuatan
  • Petualangan

9. Semua jawaban ada dalam diri Anda

  • Mendengarkan
  • Kepercayaan
  • Ilham

10. Anda akan lupa semua ini di saat kelahiran Anda.

  • Imam
  • Kebijaksanaan
  • Ketidakterbatasan

Everything that’s coming into your life, you are attracting into your life

Dipicu oleh ringkasan buku “Bila Hidup Sebuah Permainan, Inilah Aturannya” oleh pak Ikhwan Sopa yang diposting dimilis TDA, saya jadi tertarik untuk memiliki buku ini.

Tapi ternyata hal itu tidak semudah yang saya kira, karena walaupun buku ini termasuk buku laris, tetapi mungkin karena sudah lama, saya tidak menemukan buku ini toko-toko buku yang ada di Bandung. Hampir semua toko buku Gramedia, Gunung Agung dan Karisma saya telepon ataupun datangi tidak punya stok buku ini.

Pilihan berikutnya adalah beli buku online. Dari sekitar empat atau lima toko buku online yang saya periksa, hanya ada satu yang punya. Langsung saja saya pesan. Beberapa hari kemudian saya terima kabar kalau buku akan agak lambat saya terima karena ada keterlambatan kiriman dari penerbit. Padahal saya sudah tidak sabar ingin segera membacanya.

Jumat siang saya keluar untuk makan siang, pas kembali saya melihat kertas kuning diselipkan dipintu pagar. Ternyata itu adalah surat panggilan dari TIKI, yang meminta saya mengambil kiriman buku karena pada saat diantar rumah sedang kosong. Melihat alamatnya, saya berkata, aduh jauh banget. Saya tinggal di Bojong Koneng, daerah bagian utara dari Bandung, sedangkan kiriman mesti diambil didaerah Kopo, bagian selatan dari Bandung.

Karena hari itu adalah hari Jumat, dan Sabtu kantor tutup jadi buku baru bisa diambil hari Senin, jadi saya mesti lebih bersabar beberapa hari lagi. Terus terang, saya sempat agak kesal, kenapa kiriman mesti diantar pada saat rumah kosong, saya jadi mesti jauh2 ke Kopo untuk mengambil kiriman.

Hari Senin saya berangkat untuk mengambil buku, dengan terlebih dahulu melihat peta karena saya tidak hapal daerah sana. Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama karena memang jauh dan jalanan macet, dan juga sedikit nyasar-nyasar, akhirnya saya sampai ke kantor Tiki di Kopo Regency..

Sampai disana, saya tiba-tiba teringat sesuatu, hal yang membawa saya ketempat itu. Saya langsung teringat kata Bob Proctor di film The Secret :

Everything that’s coming into your life, you are attracting into your life.

Sekarang saya akan menceritakan kejadian yang menarik saya untuk datang ketempat itu.
Sejak ada bis pemadu moda Primajasa, kalau saya pulang ke Denpasar, saya selalu menggunakan bis Primajasa untuk ke bandara Sukarno-Hatta, tidak lagi menggunakan kereta api.
Saya ingat, setiap kali melewati suatu tempat disisi jalan tol dalam perjalanan menuju Jakarta, saya selalu berpikir itu dimana ya? Kok tempatnya ramai, adal mallnya, dan saya tidak tahu itu ada didaerah mana.
Ternyata hari ini saya ‘dibawa’ ke tempat itu, ke Kopo Regency, tempat dimana kantor Tiki berada. Saya dibawa oleh LOA ketempat ini semata-mata karena keingin tahuan saya saja.

Hal seperti ini juga pernah saya alami sebelumnya. Walaupun saat itu saya belum menonton The Secret dan tahu tentang LOA, saya sudah merasa bahwa dua kejadian tersebut ada hubungannya.
Saat itu saya masih bekerja di Batam, di Advanced Interconnect Technologies, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang semiconductor assembly dan test service.
Beberapa bulan sebelum resign dari sana, sempat terlintas dipikiran saya, kalau saya resign dari sini, kapan lagi saya akan ke Changi Airport.
Saat itu saya sudah beberapa kali ke Changi, entah karena jalan2 ke Thailand ataupun training ke Swiss, semuanya lewat Changi.
Airport Changi adalah airport yang paling nyaman dari semua airport yang saya pernah kunjungi. Belum banyak sih airport yang pernah saya kunjungi. Kalau di Indonesia, Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Adi Sucipto Yogya, Husein Sastranegara Bandung, Sukarno-Hatta, dan Hang Nadim Batam. Kalau yang diluar, selain Changi, baru airport di Bangkok Thailand dan Zurich Swiss.
Nah pada saat saya balik dari Denpasar ke Batam, ada kejadian ‘kebetulan’ yang membawa saya ke Changi.
Saya kalau naik pesawat selalu mengusahakan duduk didekat jendela, karena suka melihat pemandangan. Saat itupun saya duduk didekat jendela. Menjelang mendarat, saya melihat keluar, tanpa sadar saya berpikir, landasan pacu kok ga kelihatan ya, masa kita mau mendarat di hutan bakau?
Tiba-tiba saja pesawat berubah arah, yang tadinya sudah mau mendarat, tiba-tiba naik lagi. Baru saya sadar, kalau ternyata pesawat yang saya tumpangi hampir saja salah mendarat. Beberapa saat kemudian pilot mengumumkan kalau kita tidak jadi mendarat karena pandangan terganggu oleh kabut.
Setelah berputar-putar cukup lama, pilot mengumumkan kita akan mendarat di Changi!
Memang kami tidak lama di Changi, paling sekitar setengah jam saja, sebelum akhirnya terbang lagi dan mendarat di Hang Nadim dengan selamat.
Sesampai di Hang Nadim, saya berpikir, jangan2 apa yang baru saja saya alami gara-gara keinginan saya ke Changi sebelum saya resign.
Walaupun kalau dipikir, caranya agak ngeri juga karena sebelumnya pesawat hampir mendarat diatas hutan bakau.

Jadi berhati-hatilah dengan apa yang kita pikirkan, karena hal tersebut bisa saja tanpa sengaja membawa kita kesana.

Salam,
Ajung